Fakta Unik Tentang Buah Alpukat Yang Harus Kamu Tahu

447
Fakta Unik Tentang Buah Alpukat

Fakta Unik Tentang Buah Alpukat, alpukat merupakan salah satu di antara buah yang mengandung lemak nabati. Selain itu, buah ini juga kaya berbagai zat besi yang menyehatkan tubuh Anda.

Alpukat mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang justru dapat membantu menurunkan kolestrol. Alpukat juga merupakan salah satu sumber asam linoleat (lebih dikenal dengan asam lemak omega-6) yang nantinya di konversi oleh tubuh menjadi asam gama linolenat (GLA), substansi yang mengurangi risiko penggumpulan darah, meredakan inflamasim dan meningkatkan keseimbangan gula darah.

Buah ini juga kaya kandungan vitamin E, antioksidan yang mampu menetralisasi efek merusak dari racun yang ada dalam tubuh dan memperkuat daya tahan tubuh kita dari saringan infeksi.

Lihat Juga:  Fakta Unik Tentang Teh Hijau Yang Jarang Diketahui

Kandungan Vitamin B dalam avokad bahu-membahu dengan sistem kekebalan tubuh dalam menghancurkan invasi berbahaya. Demikian pula dengan glutation, substansi canggih yang dapat memperkuat aksi sel-sel pembunuh alami (natural killer cells) dalam tubuh.

Terakhir, buah ini juga mengandung senyawa nabati beta-sitosterol yang sangat baik untuk kesehatan kelenjer prostat.

Fakta Unik Tentang Buah Alpukat

  1. Alpukat dikenal juga dengan nama pir buaya dan pir mentega. Nama pir mentega disandang karena teksturnya yang lembut, sedangkan pir buaya nama yang diberikan oleh masyarakat Spanyol, meskipun entah apa alasannya.
  2. Untuk menghentikan pencokelatan daging buah alpukat setelah dibuka, olesi permukaan dagingnya dengan air perasan lemon dan biarkan bijinya tetap pada tempatnya.
  3. Alpukat bisa juga terapi yang efektif untuk menghaluskan kulit. Caranya, tumbuk daging buah avokad hingga lembut, lalu gunakan sebagai masker untuk wajah. Diamkan selama 10 menit agar zat gizinya meresap, setelah itu bersihkan dengan air hangat.
  4. Orang yang elergi lateks biasanya juga alergi terhadap avokad.
Lihat Juga:  Fakta Unik Tentang Kacang Kedelai